Pelantikan Dan Raker

5 12 2008

 

PCINU Sudan Periode 2008-2009 Dilantik

Khartoum,  07 November 2008,  NU Online

Setelah pada 18 Oktober yang lalu Konferensi VIII berlangsung dengan sukses dan tanpa ada hambatan, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Khartum Sudan mengadakan acara Pelantikan kepengurusan baru periode 2008-2009 di Wisma Nahdhiyyin, Khartoum, Jum’at (7/11) lalu.

Selain pelantikan dan pergantian kepemimpinan PCINU Sudan, acara bertema Meningkatkan Semangat Kebersamaan Dalam Mengembangkan Sumber Daya Manusia Warga Nahdhiyin itu dirangkai dengan dan rapat kerja (raker) pengurus baru.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran kepengurusan baik mustasyar, syuriyah, tanfidziyah, lembaga, serta badan otonom PCINU Sudan. Selain itu hadir pula tamu dari luar seperti Bapak Ir H Abdul Qohar, para Staf Pertamina, para Home Staf dan Lokal staf KBRI, Ibu-ibu Dharma Wanita, Ketua Persatuan Pelajar Indonesia dan seluruh warga dan simpatisan NU.

Ketua Panitia Pelantikan dan Raker H Mohammad Sholihuddin Dimyati Al-Qoyyuni dalam sambutannya berpesan kepada Pengurus PCINU Khartum Sudan Masa Khidmat 2008-2009 agar bersungguh-sungguh dan bekerja keras dalam melaksanakan progam-progam PCINU yang telah diamanatkan dalam konferensi.

Dikatakannya, PCINU Khartum Sudan akan menghadapi hambatan dan tantangan yang lebih besar. “Diperlukan sikap yang arif dan bijaksana untuk menyelesaikan problem-problem baik yang muncul dari dalam maupun dari luar,” kata pemuda asal Kediri Jatim yang baru saja menyelesaikan studi S1 tahun ini di International University of Africa.

Rais Syuriah PCINU Khartum Sudan, H M. Amiruddin pada kesempatan yang sama mengajak kepada seluruh pengurus yang dilantik untuk benar benar menjalankan tugasnya masing masing. Dikatakannya, setiap posisi atau jabatan tidak menunjukkan tinggi dan rendah. “Ketua atau Koordinator ataupun anggota itu mempunyai tanggung jawab yang sama,” tambahnya.

Setelah pelantikan usai, acara dilanjutkan dengan raker yang hal ini hanya diikuti oleh pengurus PCINU Khartum Sudan yang telah dilantik. Satu minggu sebelum raker semua lembaga dan lajnah serta badan otonom NU telah mengadakan pra-raker, sehingga acara raker yang dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah terpilih H Abdul Wahab Nafan, tinggal mematangkan dan menajamkan lagi progam-progam kerja yang telah disepakati bersama.

Ketua Tanfidziyah yang baru saja dilantik ini berharap seluruh pengurus bisa kompak dan saling membantu antara satu dengan yang lainnya. “Jangan ada saling lempar tanggung jawab, agar kita mampu menjadikan sesuatu yang sulit menjadi mudah dan menjadikan sesuatu yang mustahil menjadi mungkin,” katanya.

Lembaga dan lajnah yang terbentuk diantaranya Lembaga Dakwah, Lembaga Perekonomian, Lajnah Ta’lif wa Nasyr, Lakpesdam dan Lajnah Bahtsul Masail yang merupakan Lembaga yang baru terbentuk pada periode ini.

Acara pelantikan dan reker itu ditutup dengan doa oleh Wakil Syuriyah terpilih H Zulham Qudsi FA.

Advertisements




Konferensi ke VIII PCI NU Khartoum Sudan

5 12 2008

M. Amiruddin-Abdul Wahab Pimpin NU Sudan

Khartoum, NU Online

HM. Amiruddin dan H. Abdul Wahab Naf’an akhirnya terpilih sebagai Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Sudan dalam Konferensi VIII PCINU Sudan, Sabtu 18 Oktober 2008 lalu bertepatan dengan tanggal 19 Syawal 1429 H.

Konferensi bertempat di ruang serba guna KBRI Khartoum Sudan, dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Sudan dan Eretria H Tajuddien Noor Bolimalakalu, Presiden Direktur Munadzomah Ri’ayatuttullab al Wafidin Syekh Abdullah Makki Shodiq, dan Mustasyar PCINU Khartoum Sudan Dr Muhammad Sulaiman Muhammad Ali.

Ketua Panitia Konferensi, HM. Sholihuddin Al-Qoyyuni, dalam sambutannya berpesan kepada para peserta konferensi untuk memilih ketua yang bertanggung jawab dan berwawasan luas. “PCINU Sudan menghadapi tantangan yang semakin berat. Pilihlah orang yang tepat,” tegasnya sebelum pemilihan.

Sementara itu Duta Besar Indonesia untuk Sudan H Tajuddien Noor Bolimalakalu memberi apresiasi yang tinggi atas kemajuan PCINU Khartoum Sudan dalam mengembangkan dakwah Islam.

“Saya menghimbau kepada PCINU Khartoum Sudan untuk memperluas hubungan antara PCINU dengan instansi instansi pemerintah atau non pemerintah di Negeri Dua Nil ini,” katanya.

Selain memilih pemimpin baru, konferensi VIII membahas tata keorganisasian PCINU Sudan, program kerja dan taushiyah untuk kepengurusan 2008-2009.

HM. Amiruddin, dan H Abdul Wahab Naf’an akan memimpin PCINU Sudan pada periode kepengurusan 2008-2009.





5 12 2008

“PCINU Sudan Tingkatkan Hubungan Bilateral Indonesia-Sudan”

 

 Khartoum, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCINU) Sudan akan mengintensifkan kerjasama dengan pemerintah Sudan dalam berbagai bidang. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung peningkatan hubungan bilateral Indonesia dan Sudan.

“PCINU Sudan akan selalu meningkatkan proses kerjasama dalam pelbagai bidang pendidikan, dakwah, dan pelatihan-pelatihan serta menghubungkan Pengurus Besar (PB) NU dengan pemerintah Sudan untuk menjalin hubungan bilateral dengan bangsa Indonesia,” kata Ketua Tanfidziyah PCINU Sudan Mirwan Ahmad Taufiq.

Dalam rapat pleno persiapan Konferensi Cabang (Konfercab) VIII di kantor PCINU, Khaurtoum, Sabtu (13/9), Mirwan Ahmad menyatakan, warga NU di Sudan sedang bersemangat untuk memajukan dan memperkenalkan NU ke dunia Internasional.

Rapat perdana itu diikuti oleh organizing committee yang sebagian besar adalah mahasiswa. Rapat dipimpin langsung oleh ketua panitia konferensi, Mohammad Sholihuddin Al-Qoyyuni Dimyati, mahasiswa tingkat akhir di IUA Fakultas Syariah.

Rapat tersebut membahas rancangan kerja panitia agar tugas-tugas panitia berjalan sesuai dengan program PCINU Sudan ke depan. Banyak ide-ide baru dan pendapat yang muncul dari para peserta rapat, terutama dalam rangka meningkatkan peran NU di tingkat International.

Konfercab VIII PCINU Sudan rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan Oktober mendatang, tepatnya 18 Oktober 2008. Konfercab dilaksanakan di ruang serbaguna Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Khartoum.

Agenda rutin tahunan itu merupakan puncak dari semua program kerja PCINU Sudan yang menandakan berakhirnya kepengurusan tahun ini dan akan dilanjutkan oleh kepengurusan baru.